Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ekonomi

Ayat Al-Qur'an Tentang Kemiskinan dan Tafsir Para Ulama

Ayat-Ayat al-Qur'an Tentang Kemiskinan Oleh: Abdurrahman al-Munawy (Agusmal) 1.       Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Kemiskinan Di dalam al-Qur’an terdapat beberapa kata yang sepadan dengan makna miskin dalam bahasa indonesia, kata-kata yang sepadan dengan kata miskin diantaranya adalah al-masakin, al-fuqoroi, al-ba’sau, as-sail, al-‘ailah, adh-dhu’afau, al-mahrum, dan al-imlaq. Kata المساكين ( al-masakin ) merupakan sighot muntahal jumu’ dari isim mufrod al-miskin yang artinya adalah orang yang faqir atau miskin. Sedangkan kata al-fuqoroi merupakan jamak taksir dari isim fail faqirun yang artinya orang yang faqir. Kata fakir mengikuti wazan “fa’ula-yaf’ulu-fu’lan”   yang bermakna iftaqoro (menjadi miskin). Kedua kata ini ditemukan di dalam firman Alloh SWT surat At-Taubah ayat 60: انما الصدقت للفقراء و المسكين و العملين ــــ ــــ ــــ ـــ ـــ ـــ Kata الفقراء dan المساكين diatas bermakna faqir dan miskin.

Tafsir Al-Qur'an Tentang Kemiskinan

Tafsir Al-Qur'an Tentang Kemiskinan Oleh: Agusmal Di dalam al-Qur’an terdapat beberapa kata yang sepadan dengan makna miskin dalam bahasa indonesia, kata-kata yang sepadan dengan kata miskin diantaranya adalah al-masakin, al-fuqoroi, al-ba’sau, as-sail, al-‘ailah, adh-dhu’afau, al-mahrum, dan al-imlaq. Kata المساكين ( al-masakin ) merupakan sighot muntahal jumu’ dari isim mufrod al-miskin yang artinya adalah orang yang faqir atau miskin. Sedangkan kata al-fuqoroi merupakan jamak taksir dari isim fail faqirun yang artinya orang yang faqir. Kata fakir mengikuti wazan “fa’ula-yaf’ulu-fu’lan”   yang bermakna iftaqoro (menjadi miskin). Kedua kata ini ditemukan di dalam firman Alloh SWT surat At-Taubah ayat 60:

SELAMATKAN INDONESIA (Sepucuk Surat Untuk Bapak Presiden)

Oleh: Agusmal Y.th. Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo. Saya melihat keuangan negara akhir akhir ini sedang dalam keadaan kritis. Saya tahu, seluruh pendapatan negara bapak peruntukan untuk kemakmuran rakyat seperti pembangunan infrastruktur, dana desa, beasiswa, dsb. Saya tahu arah pembangunan yang Bapak lakukan lebih baik dari pada presiden-presiden sebelumnya. Namun, melalui surat kecil ini, saya ingin menyampaikan bahwa ada kekeliruan strategi pembangunan yang bapak lakukan.

Teori Efektivitas Dalam Paradigma Islam

  Oleh : Agusmal  Menurut Hadayaningrat, efektivitas adalah pengukuran dalam arti tercapainya sasaran atau tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Pendapat Hadayaningrat ini mengisyaratkan bahwa suatu kebijakan akan dikatakan efektiv apabila tujuan dari kebijakan itu tercapai. [1] Budiani menyatakan bahwa untuk mengukur efektivitas suatu program dapat dilakukan dengan menggunakan variabel-variabel berikut ini: [2]

Kurikullum Mata Kuliah: Ekonomi Pembangunan Islam

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Mata Kuliah           : Ekonomi Pembanguan Program Studi       : Magister Ekonomi Syariah SKS                         : 3 Semester / Kelas : I II Dosen Pengampu: 1. Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc., MA A.       DESKRIPSI DAN KOMPETENSI Dalam perspektif konvensional, pendapatan rakyat menjadi pembeda antara negara maju dan negara sedang berkembang. Diasumsikan bahwa dengan meningkatnya pendapatan per kapita diharapkan masalah-masalah yang dihadapi oleh negara sedang berkembang, seperti pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan distribusi pendapatan dapat dipecahkan. Pandangan ini terlihat dari pemikiran-pemikiran awal mengenai pembangunan, seperti teori Harrod Domar, Arthur Lewis, WW Rostow, Hirschman, Rosenstein Rodan, Nurkse, Le...

Hukuman bagi Orang Yang Memakan Riba

بسم الله الرحمن الرحيم Oleh: Atha’ bin Khalil  Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu. Amir kami, perkenankan saya menyampaikan pertanyaan seputar riba. Apakah orang yang memakan riba kekal di neraka Jahannam ataukah tidak? Seperti yang ada di buku Taysîr fî Ushul at-Tafsîr surat al-Baqarah ayat 275. Terima kasih. Nama saya Adi Victoria dari kota Samarinda – Indonesia.